Part of the series: Becoming Astron
Kalau kamu sedang membaca tulisan ini, besar kemungkinan kamu sedang melihat hasil dari sebuah file Markdown.
Astro bukan cuma framework yang “bisa” baca Markdown, tapi framework yang dirancang untuk memuliakan Markdown.
Markdown: Warga Kelas Satu
Di banyak framework, menampilkan Markdown butuh library tambahan atau konfigurasi yang ribet. Di Astro, kamu cukup letakkan file .md di dalam folder src/pages, dan booom!—ia otomatis jadi halaman web.
Tapi, Astro punya cara yang lebih profesional untuk mengelola konten dalam jumlah banyak: Content Collections.
Content Collections: Lemari Buku yang Rapi
Bayangkan kamu punya puluhan tulisan blog. Jika hanya diletakkan sembarangan, folder src/pages akan berantakan. Content Collections (di folder src/content) memungkinkan kita:
- Validasi Data: Memastikan setiap tulisan punya judul, tanggal, dan tag yang benar.
- Keamanan Tipe (Type Safety): TypeScript akan memberitahumu jika kamu lupa mengisi deskripsi di salah satu tulisan.
- Performa: Astro mengoptimalkan pengambilan data dari koleksi ini agar sangat cepat.
MDX: Markdown dengan Superpower
Kadang, teks dan gambar saja tidak cukup. Kamu ingin memasukkan komponen interaktif (seperti grafik atau tombol) di tengah-tengah tulisan. Di sinilah MDX beraksi.
MDX memungkinkanmu menulis komponen React/Vue/Svelte langsung di dalam file Markdown:
# Judul Tulisan
Ini adalah teks biasa.
<InteractiveChart />
Keren, kan?Kenapa Ini Penting untuk Penulis?
Sebagai penulis atau developer yang ingin berbagi ilmu, kita ingin fokus pada tulisan, bukan pada bagaimana cara menampilkannya. Astro memberikan infrastruktur yang membuat proses menulis jadi menyenangkan.
Kamu fokus pada konten, Astro fokus pada bagaimana mengirimkan konten tersebut secepat mungkin ke pembaca.
Di tulisan penutup Bagian 1 ini, kita akan membahas hal yang sering dilupakan tapi krusial: SEO dan Performa.